Akhirnya aku menawarkan diri untuk mengantar balik ke kost-kostan.“Ica, sudah malem nih, ayo aku anter balik” ajakku.“Oke dah Mas Dandy,” jawab Ica singkat sambil bangkit dari duduknya.Setelah aku bayar di kasir, aku bergegas menuju mobil starletku yang butut kedinginan diluar cafe.“Dan, minggu depan aku mau ke Surabaya,” kata Ica.“Oya, dalam rangka apa?” tanyaku.“Mau ketemu kamu, kamu ada waktu kan?” jawabnya tersenyum.Deg! Akan tetapi yang membuat diriku bangga adalah, aku bisa memberikan kepuasan kepada pasangan aku. Bokep Ojol Kesempatan itu tidak aku sia-siakan, wajahku langsung menangkap bongkahan daging dengan rambut yang begitu halus. Aku membiarkan kedua tangannya menggapai kepalaku yang sedang asyik menikmati puntingnya yang kencang. Baik tentang kuliahnya, masalahnya Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 21 kurang 1/4. jantungku terasa berhenti ketika Ica bilang seperti itu, aku langsung berusaha menguasai situasi.“Ooo… Pasti bisalah, asal kamu kabarin sehari sebelum datang,” pintaku.“Oke deh, ntar aku hubungi kamu Mas” kata Ica.“Terus, kamu mau dateng sama




















