Basahnya Tumpah Ruah

Sekian. Bokep Ojol Aku memang harus merubah penampilan cupuku,“eh lama sekali..aku udah nerveous nih…” ucapku“udah biasa aja kali, yang pasti kamu di terima deh soalnya aku udah bilang sama Pak Hendry kalau kamu temanku…”“aaahh masa sih makasih ya Indah…”jawabku dengan lugu.Akhirnya aku masuk ke ruangan tepat pukul 2 siang, Indah tidak menemani ku karena dia harus ke kota mengambil obat di gudang. Aku melihat gerakannya maju mundur, penisnya masuk kembali ke dalam lubang memekku. Aneh sekali, pertanyaan itu diantaranya usiaku, sudah menikah apa belum, sudah menstruasi belum, jika menstruasi rutin apa tidak. Tekanan semakin keras saat itu, tubuhku terus menggeliat merasakan kenikmatan,“aaaaaahhh…oohh….aaaakkhhh…..aaaahhhh…..pak……”Hanya desahan yang bisa aku ucapkan. Aku benar-benar udah tidak sabar pengen cepat kerja. Hmmmm…aku stress berat mencari pekerjaan kesana kemari di tolak. Banyak yang bilang aku terlalu lugu aku harus merubah penampilanku agar lebih menarik.Tapi sama aja kalau gaya bicaraku katrok.

Basahnya Tumpah Ruah