Dia lantas menggeser saya dan bangun, lalu memakai lagi bajunya. Dia sendirian di depan toko, sementara anak buahnya sibuk di dalam dan di belakang. Bokep Tante Aduhhh biyung. Mungkin karena sesudah Simbok meninggal, Juragan-lah yang paling dekat dengan saya? Meninggal waktu melahirkan anak pertama, anaknya juga tidak selamat. Itu… Kok ditempel ke anu saya?!” kata saya. Denok, kalau kamu mau kupegang, kutambah dua puluh ribu, ya…”Kedua tangan saya dipegang Juragan, lalu pelan-pelan diletakkan di samping badan saya. Montok… bahenol…”Duh, apa maksudnya itu? Katanya, “Aku bikin kamu tambah enak di sini ya?”Juragan menyibak kancut saya dan menowel… menowel… itil saya!“Coba kalau begini…”“Nhaaaa!! Lumayan juga bisa ndapat perawan siang-siang begini… Kalau kamu mau, Denok, cari uang itu nggak susah…”Beliau jatuhkan enam lembar lima puluh ribuan ke dekat muka saya. Ayo ikut aku. “Cukup kan buat bayar kontrakan kamu tiga bulan?”Saya berbaring agak lama sampai akhirnya kekuatan saya kembali. Saya si Denok, penari jalanan,




















