Dan saya sembari memijit tangan kanannya.“Uh, enak banget Mas” desah Amida sambil menikmati pijitan qu.saya pun semakin berani memijat -mijat dari tangan pindah ke pundak, dari pundak pindah ke bagian lehernya. Bokeb Lalu Amida masih terdiam. Tentunya sudah jelas kalo skill dlam berbahasa mandarin sudah layak dan dapat dinilai sangat baik dan yang menilai dengan kemampuan berbahasa ku adalah anak SMA yang sekarang sedang duduk di kelas 2.Nah , dari perkenalan itulah dengan sebagian cewek yang lumayan cantik dan bertubuh sintal, cerita ini akan saya beberkan. Kisah ini belangsung saat ketika saya mengenyam ilmu di bangku kuliah. Lalu saya gesek terus maju mundur dan enak sekali yang saya rasakan.




















