Setiap hari aku selalu bbm’an dengan Dina dengan berawal dari bercanda-candaan saja. Bokep SMA aku sudah nafsu dari tadi tak kuasa menahannya terus memompa Dina semakin cepat, tak berapa lama tubuh Dina terasa bergetar dan “Ouuuuuhhhh….Maaaassss…..Akkkkk…..Akkkkkuuuuuuu….Keluaarrrr….Mas…..” rintih Dina. 2 bulan Amar bekerja, terjadi pengurangan pegawai secara besar-besaran dan ternyata Amar juga terkena pengurangan pegawai tersebut. Saat diajalan aku hamper saja menabrak pengendara jalan lainnya, aku terpaksa mengremnya secara mendadak. Setelah beberapa bulan kita sebagai teman sekantor karena suatu masalah akhirnya kita berdua (aku dan Amar) keluar dari kantor tersebut. Tapi Dina diam saja tidak menjawabnya. Terlihat sangat besar bongkahan pantat Dina. “Maaf ya Ta, tadi mau nabrak”
“gak papa kok mas, yang penting kangak nabrak”
“Iyha siiih tapi aku gak enak sama kamu, karena kamu jadi kaget dan takut”
“gak papa kok mas, sekarang udah gak deg deg’an lagi kok”
“Eeeehhh maaf ya mas tadi aku gak sengaja pegangnya” ucap Dina
“Aaahhh gak papa kok Ta,




















