Namun betapa kagetnya aku. Lalu aku berbaring diatas ranjangku, masih ada sedikit rasa ngilu di pantatku, dan rasanya seperti ada yg mengganjal, seakan-akan penis Jun tertinggal mengganjal lubang pantatku. Sex Bokep “ Ampun Jun…, Sorry…” kataku tanpa melawan, Jun tdk melanjutkan pukulannya, hanya berguman:
”Jadi elu tuh yg selama ini suka ngintip!” sambil berbicara sambil satu tangannya menarik telingaku dengan keras, sehingga aku merasa kesakitan dan berusaha mengikuti kearah mana kupingku ditariknya. Setelah membuka baju kerja, akupun menyalakan TV, sebentar kemudian Ray sudah berdiri di pintu kamarku,
“Eh mas… jangan bilang-bilang ya…”, jawabku heran:
“Ada apa emang?”. Aku tersenyum, meski penasaran, tapi sebagai orang baru aku harus menjaga agar tetanggaku tdk merasa terganggu dengan keberadaanku, maka akupun dengan santai membuka konci dan memasuki kamarku. Namun betapa kagetnya aku. Dan kami berduapun sama-sama “memonitor keadaan”, namun sampai jam 10, belum ada tontonan yg kami inginkan.




















